Niat bukan hanya sekadar ucapan melainkan lebih daripada itu. Niat merupakan dorongan hati seiring dengan futuh (pembukaan) dari Allah
Niat mudah dicapai jika hati seseorang dipenuhi dengan urusan agama karena ketika hati telah condong kepada pangkal kebaikan maka ia akan terdorong untuk cabang-cabang kebaikan.
Niat akan sulit dicapai jika hati seseorang dipenuhi dengan kecenderungan kepada gemerlap dunia. Bahkan untuk menghadirkan niat untuk yang wajib sekalipun akan susah-payah.
Sesungguhnya amal-amal itu tergantung kepada niat. Dan seseorang itu akan mendapatkan apa yang dia niatkan...
Ketaatan bisa berubah menjadi kemaksiatan karena niat. Sesuatu yang mubah bisa berubah menjadi kemaksiatan ataupun ketaatan tergantung niatnya.
Niat menentukan keabsahan suatu ketaatan yang seharusnya hanya untuk Allah.
Niat juga bisa mempengaruhi pelipatgandaan pahala tergantung banyaknya niat baik dari suatu ketaatan.
Menurut Umar bin Khatab niat merupakan salah satu amal yang paling utama
Menurut sebagian ulama salaf betapa banyak amalan kecil menjadi besar karena niat dan betapa banyak pula amalan besar menjadi kecil karena niat
Yahya bin Abu Katsir: "Pelajari niat! Sesungguhnya niat itu lebih dapat menyampaikan kepada tujuan daripada amal"
Niat adalah kehendak hati. Tidak diwajibkan melafalkannya dalam ibadah.